Mengapa Menggunakan Jasa Konsultan Pajak

Mengapa Menggunakan Jasa Konsultan Pajak

Mengapa Menggunakan Jasa Konsultan Pajak Warga negara Indonesia saat ini dapat dikatakan sudah mulai sadar akan kewajiban dan pentingnya membayar pajak. Hal ini dapat kita lihat dari semakin maraknya profesi yang menangani tentang hal tersebut yang sering disebut sebagai konsultan baik yang bekerja secara perorangan atau dalam perusahaan. Secara umum pengertian konsultan sendiri sebenarnya adalah orang-orang yang dalam lingkungan profesinya memberikan jasa kepada klien atau warga negara dalam menunaikan kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bagi orang yang awam mungkin seorang Konsultan Pajak hanyalah terbatas seseorang yang Anda pakai jasanya untuk menolong Anda memahami tentang sistem perpajakan secara mendetail. Tetapi pada kenyataannya tugas seorang konsultan tidaklah sesederhana itu. Dengan demikian para klien menyebut para konsultan ini sebagai partner saat menggunakan jasa mereka dan bukannya sekedar employer. Bekerja sama dengan seorang konsultan artinya Anda telah memberikan hak kepada yang bersangkutan untuk mengurus kewajiban perpajakan Anda mulai dari persiapan, perhitungan, hingga melaporkan pajak yang telah dibayarkan kepada lembaga berwenang.

Mengapa Menggunakan Jasa Konsultan Pajak

Mengapa harus menggunakan jasa konsultan pajak dalam perusahaan?

Mengapa Menggunakan Jasa Konsultan Pajak

Dalam sebuah perusahaan sangat disarankan untuk menggunakan jasa konsultan agar lebih efisien dan efektif dalam penanganan pajak. Berikut ini adalah beberapa keuntungan bekerja sama dengan konsultan perpajakan.

Konsultan profesional akan bekerja secara efisien sehingga perusahaan tak terancam dengan resiko lebih bayar.
Pekerjaan administratif perusahaan menjadi lebih ringan tanpa beban pembuatan laporan pajak karena semua telah diurus oleh konsultan partner perusahaan.
Menggunakan jasa konsultan akan meminimalkan resiko terjadinya kerugian pada perusahaan karena telah didampingin oleh tenaga profesional yang mengerti seluk beluk prosedur pemeriksaan. Hal ini tentu dapat mengantisipasi kesalahan perhitungan.
Bila dalam pemeriksaan ditemukan permasalahan, tenaga profesional akan lebih cepat menemukan alternatif solusi sehingga tak menyita waktu dan tenaga pemilik perusahaan.
Perusahaan bisa lebih berkonsentrasi untuk meningkatkan omset bisnisnya tanpa perlu memikirkan tentang pajak lagi karena sudah ada tenaga kompenten yang menanganinya.
Perusahaan akan lebih mudah melakukan perencanaan atau tax planning untuk masa depan perusahaan.
Bidang tugas konsultan pajak

Berikut ini adalah 3 bidang tugas yang berkaitan dengan konsultan perpajakan

Konsultasi; jasa Konsultan pajak perusahaan di jakarta dapat memberikan jasa pemberian saran atau konsultasi ketika klien memiliki keadaan tertentu seperti misalnya permasalahan PHK, warisan, akuisisi, merger, dan lain sebagainya.
Sengketa pajak; Tersangka dalam sengketa pajak yang terseret hingga tingkat hukum atau pengadilan berhak didampingi oleh seorang konsultan sebagai penasehat.
Mendampingi wajib pajak; Tugas utama seorang konsultan adalah membantu wajib pajak untuk menunaikan kewajiban perpajakannya seperti misalnya mengisi SPT bulanan sampai tahunan.
Bagi Anda yang saat ini telah atau sedang menempuh pendidikan dengan latar belakang perpajakan dan berminat untuk menjadi konsultan pajak, berikut ini adalah persyaratannya:

WNI; Seorang konsultan haruslah merupakan warna negara Indonesia yang bertempat tinggal di Indonesia. Yang bersangkutan harus memiliki latar belakang keilmuan perpajakan yang ditunjukkan dengan ijazah S1 dari universitas negeri atau swasta yang telah terakreditasi. Tetapi ketentuan ini tak berlaku bagi pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang ditentukan oleh Direktur Jenderal pajak.
Jabatan; Kedua, calon konsultan tak bekerja atau menjabat pada BUMN baik pada tingkat daerah maupun negara.
SKCK; Calon konsultan harus berkelakuan baik dan tak pernah terlihat dengan masalah hukum yang dibuktikan dengan surat keterangan dari lembaga terkait.
NPWP; Persyaratan berikutnya adalah memiliki NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak sehingga yang bersangkutan artinya telah menunaikan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang diberlakukan oleh pemerintah.
IKPI; Yang bersangkutan juga bersedia menjadi anggota IKPI atau Ikatan Konsultan Pajak Indonesia dan wajib taat pada Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.
Legalitas; Seorang konsultan wajib memiliki Sertifikat Konsultan Pajak.
Demikianlah beberapa manfaat menggunakan jasa konsultan pajak. Semoga dapat menambah wawasan Anda dalam meng hayer konsultan pajak.